Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten
Buleleng yang juga selaku Sekretaris Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah
(TPAKD) Kabupaten Buleleng Made Rousmini
memimpin jalannya rapat Evaluasi Program TPAKD Triwulan II bertempat di
Gedung Unit IV Kantor Bupati Buleleng.
Pada rapat evaluasi ini, Made Rousmini mengatakan secara
umum 3 program TPAKD yang meliputi zona literasi dan inklusi keuangan,
digitalisasi akses keuangan dan gerakan Buleleng menabung sudah memenuhi
target. Meskipun demikian, masih ada
beberapa hal perlu disempurnakan diantaranya terkait inklusi keuangan dan
tambahan informasi aplikasi digitalisasi sesuai masukan dari OJK Provinsi Bali.
Dari perwakilan OJK Provinsi Bali memberikan beberapa
masukan untuk perbaikan dan peningkatan pelaksanaan program kedepan dan
beberapa informasi terkait dengan adanya TPAKD Awards. Beberapa hal yang
menjadi masukan OJK Provinsi Bali antara lain :
1. Tambahan data inklusi terkait dengan lembaga jasa
keuangan baik tabungan maupun kredit.
2. Terkait dengan Digitalisasi Akses Keuangan, pada website
SIAK-B agar ditambahkan produk-produk jasa lembaga keuangan dan tambahan
informasi produk layanan.
3. Terkait dengan Gerakan Buleleng Menabung sudah dilakukan
namun agar dilakukan pemantapan agar lebih baik lagi.
4. Diharapkan juga bantuan kepada Perbankan dalam menyukseskan Program OJK yaitu Program Kreasi Muda (Kejar Generasi Muda) yang menyasar generasi muda umur 18-30 tahun untuk gemar menabung.